Review Buku Toko Obat Cinta Keluarga Botero

Review Buku Toko Obat Cinta Keluarga Botero

Penulis: Lee Sun-Young
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 336 hal.
Personal Rating: 4 / 5 ⭐

Banyak yang bilang, cinta bisa bikin bahagia. Tapi banyak yang gak sadar, kalau cinta bisa bikin stres juga.

TW ⚠️: child grooming, suicide, bullying, domestic violence, same sex attraction (SSA)

Sinopsis

Ada sebuah toko yang baru buka di sebuah kawasan pemukiman lama. Tampaknya aneh, karena tampilan toko itu terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan lingkungan sekitarnya. Toko itu terlihat sangat rapi dengan interior modern dan bagian depan sepenuhnya terbuat dari kaca. Di sebuah jalan bernama “Jalan Cinta Tak Berujung”, toko itu diberi nama “Toko Obat Cinta”.

Toko obat itu dikelola oleh sebuah keluarga yang kelihatan tak kalah aneh jika dibandingkan dengan keberadaan toko obat itu sendiri. Dalam sekali pandangan, tak akan ada yang menyangka bahwa Nyonya Han, sang apoteker adalah nyonya rumah di keluarga itu. Jika disandingkan, ia dan suaminya tak akan jauh berbeda dari tokoh utama di dongeng Beauty and The Beast. Dan sayangnya, Hyosun, sang anak malah mewarisi sebagian besar gen yang dimiliki ayahnya.

Walaupun dengan kombinasi fisik yang cukup aneh, tapi Toko Obat Cinta hanya bisa berdiri karena peran yang mereka berikan di sana. Di toko ini, Hyosun, yang merupakan seorang konselor musik akan setia mendengarkan setiap permasalahan cinta. Dan setiap pengunjung akan mendapatkan obat racikan sang ayah, sesuai dengan kebutuhan mereka. Apakah obat itu benar-benar bisa menumbuhkan rasa cinta? Bagaimana akhirnya cinta mengubah jalan cerita mereka yang membutuhkannya?



Unsur Intrinsik Novel dan Gaya Penulisan

Novel ini bercerita tentang sebuah toko obat yang menjual senyawa yang mampu menggerakkan bagian otak manusia yang berhubungan dengan cinta. Setiap orang punya masalah cintanya masing-masing. Karena itu, pelanggan yang ingin membeli obat harus melakukan konsultasi dengan konselor musik yang ada di toko ini terlebih dahulu. Dengan alur maju dan sedikit flashback, pembaca akan diajak untuk melihat berbagai bentuk cinta yang tak biasa dari setiap pengunjung yang datang ke Toko Obat Cinta.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga yang cukup unik. Setiap tokoh dikenalkan sebagai pemeran utama di masing-masing bab yang berbeda. Dengan begitu, pembaca seolah diberikan kesempatan untuk dapat mengenal setiap tokoh dan latar belakangnya masing-masing, yang secara tidak langsung dapat meningkatkan attachment antara pembaca dengan setiap tokoh yang ada di novel ini.

Kesan Membaca

Waktu lihat covernya, aku pikir bakalan ketemu sama cerita cinta yang berbunga-bunga dan bikin mesam-mesem sendiri. Tapi ternyataaaa, yang ada malah shick sheck shock terus sepanjang baca buku ini. Jadi, kalau lagi butuh buku yang vibesnya nyantai, konfliknya ringan, plus ada bumbu-bumbu romancenya, buku ini sama sekali bukan pilihan yang tepat.

Cerita cinta setiap tokohnya bisa dibilang gak biasa, dan cenderung sampai bisa bikin trauma. Ada yang punya orientasi seksual yang berbeda, menikah karena kejadian luar biasa, jatuh cinta sama orang yang gak seharusnya, sampai bunuh diri karena suka sama orang yang salah.





Pesan Moral

Walaupun lumayan nambah-nambahin isi pikiran, tapi di sisi lain konflik di buku ini juga sukses ngasih perspektif yang lebih luas soal cinta. Buku ini ngasih tahu kalau cinta itu gak melulu soal romansa antara dua orang yang lagi kasmaran. Cinta juga gak akan selalu buat bahagia dan berbunga-bunga. Terkadang, cinta itu juga berarti merelakan, memaafkan atau bisa juga menuntut pengorbanan; terkadang melukai orang lain dan tak jarang malah menyakiti diri sendiri.

Cinta memang banyak gak logisnya. Tapi toh, kita juga masih menikmati dunia yang banyak cintanya kan?

Rekomendasi

Buat kamu yang butuh bacaan untuk memperluas pandangan soal cinta, coba deh baca buku ini. Link belinya udah aku sematkan di bawah yaaa~
Beli di gramedia.com
Beli di shopee

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *