Review Buku Meeting Muhammad: Merasakan Hidup Bersama Nabi Saw.

Review Buku Meeting Muhammad: Merasakan Hidup Bersama Nabi Saw.

Penulis: Omar Suleiman
Penerbit: Noura Books
Tahun Terbit: 2025 (Cetakan ke-5)
Jumlah Halaman: 238 hal.
Personal Rating: 4.5 / 5 ⭐

Apa yang membuatnya begitu sempurna? Bagaimana rasanya berhadapan langsung dengan sosoknya? Apakah ada nuansa yang bisa sampai kepada kita yang tak sempat bertemu langsung dan menatap wajahnya?

Sinopsis

Betapa beruntung para sahabat yang hidup bersama Rasulullah saw; mendengarkan setiap khutbahnya, hadir di majelisnya, dan menyaksikan betapa mulia akhlaknya. Lalu bagaimana dengan kita? Manusia akhir zaman yang telah ditinggal dan tak akan mungkin bertemu dengan beliau di dunia. Adakah jalan bagi kita untuk mengenal Rasulullah walau tak pernah bertemu dengannya? Adakah cara agar bisa menghadirkan rasa rindu yang sama dengan yang dimiliki oleh para sahabat di masanya?

Rasulullah boleh pergi, tapi kisah hidupnya abadi. Kita mungkin tak bersua, tapi beribu hadits ada, untuk jadi jalan kita mengenalnya. Kita akan temui cerita dari sahabat tentang wajahnya yang lebih indah dari bulan purnama di padang pasir, tentang bagaimana berkah yang beliau bawa di hari raya, tentang akhlaknya yang mulia dan sangat menyayangi anak-anak di sekitarnya.

Melalui berbagai hadits, kita juga diajak untuk menyaksikan bagaimana beliau menjadi orang yang paling menderita di saat rakyatnya dilanda kesusahan yang luar biasa, menjadi pemimpin yang paling lapar saat rakyatnya sedang tak punya makanan, dan menjadi yang terdepan saat bertempur bersama para pasukan.




Gaya Bahasa dan Penyampaian

Seperti judulnya, buku ini akan mengajak pembaca untuk ‘bertemu’ dengan Rasulullah saw. Bukan sekadar mengenal dan menikmati kisah hidup beliau, buku ini juga disusun agar pembaca bisa seolah merasakan hidup bersama sosok manusia yang paling sempurna di muka bumi ini. Melalui hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat, pembaca akan diajak untuk masuk ke dalam episode demi episode hidup Rasulullah, melihat bagaimana perjuangan beliau berdakwah, menyaksikan langsung interaksinya dengan para sahabat, hingga merasakan berkah dari setiap mukjizat yang ia terima.

Buku ini ditulis dan diterjemahkan dengan sangat baik. Bahasanya yang sederhana dan narasinya yang mengalir lembut disertai dengan nuansa yang romantis membuat buku ini terasa ringan juga sekaligus sangat indah. Buku ini membuat cerita hidup Rasulullah menjadi bacaan yang bisa dinikmati oleh lebih banyak orang yang bahkan masih sangat awam dengan kisah-kisah tentang beliau.

Kesan Membaca

Jujur buku ini bener-bener buat perasaanku campur aduk. Aku dibuat terpesona dengan kesempurnaan sosok Rasulullah saw, mulai dari fisiknya yang begitu indah sampai ke akhlaknya yang begitu mulia. Aku takjub dengan kelembutan dan kerendahan hatinya. Aku dibuat terharu dengan setiap pengorbanannya. Aku dibuat kagum dengan cara Rasulullah saw. membuat setiap sahabat merasa istimewa karena perlakuannya. Rasanya aku ingin berada di sana, di waktu yang sama saat Rasulullah hidup bersama para sahabatnya.

Tapi, setelah tahu beratnya perjuangan beliau berdakwah sampai terluka parah saat berada di garis terdepan dalam peperangan; melihat bagaimana perut beliau diganjal dua batu untuk meredakan lapar dan hidup tanpa menyisakan sedikitpun makanan; dikucilkan di tanah kelahiran hingga harus hijrah meninggalkan semua kenangan di kampung halaman, rasanya aku gak akan sanggup.

Buku ini mengingatkanku ke sebuah hadits yang isinya kurang lebih ngasih tahu kalau generasi terbaik umat Islam adalah mereka yang hidup bersama dengan Rasulullah saw. Hidup bersama dan merasakan dididik langsung oleh sosok manusia yang paling sempurna memang terlihat begitu indah, namun cobaannya juga sama sekali gak mudah.




Yaa Rasulullah, aku sadar bahwa memang tak mungkin lagi bertemu dengan ragamu di dunia. Tapi kelak, ijinkan aku menjadi pengikutmu di yaumil akhir, mendapatkan syafaat dan berada satu barisan dengan orang-orang yang juga punya rasa cinta yang sama serta rindu yang serupa untuk bertemu denganmu, sosok manusia sempurna yang diturunkan Allah untuk semua makhlukNya. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad.

Rekomendasi

Untukmu yang ingin memaknai lagi bulan Ramadhan yang sering terlewatkan, aku sangat merekomendasikan buku ini.
Beli di shopee

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *