Review Buku Hilangnya Sajadah Ayah

Review Buku Hilangnya Sajadah Ayah

Penulis: Benny Rhamdani
Illustrator: Gagas Setyabrata dan Penelovy
Penerbit: Bentang Kids
Jenis Buku: Paperback
Tahun Terbit: 2022
Jumlah Halaman: 23 hal.
Rentang Usia: 3++
Personal Rating: 4 / 5 ⭐

Kamu punya barang kesayangan? Gimana ya rasanya kalau barang itu tiba-tiba hilang?

Sinopsis

Ayah kelihatan murung. Kata Bunda, Ayah sedang sedih karena sajadah kesayangannya hilang. Silmi ingin melihat Ayah kembali bahagia. Ia pun memutuskan untuk mencari sajadah itu.

Silmi mencari ke sana kemari. Ia bertanya kepada hewan-hewan di sekitar bukit, memastikan apakah mereka melihat sajadah Ayah. Banyak yang tidak tahu menahu, sampai akhirnya Silmi bertemu seekor kancil. Katanya, ia tahu di mana sajadah itu.

Silmi pun mengikuti kancil sampai ke puncak bukit. Silmi berlari, terpeleset dan terjatuh sampai kakinya sakit dan berdenyut. Bagaimana nasib Silmi? Apakah ia berhasil menemukan sajadah kesayangan Ayah?






Gaya Bahasa dan Ilustrasi

Buku read aloud yang satu ini bercerita tentang seorang gadis kecil bernama Silmi yang berpetualang sampai ke puncak bukit untuk mencari sajadah Ayah yang hilang. Pilihan kata yang sederhana membuat gaya cerita berima yang digunakan di buku ini menjadi terkesan mengalir dan tidak terasa dipaksakan. Anak-anak jadi mudah mengerti alur cerita tanpa perlu takut kehilangan makna. Ditambah dengan ilustrasi yang lucu dan menggemaskan, buku ini bisa jadi bacaan yang menyenangkan sekaligus bonding bersama anak-anak kesayangan.

Kesan Membaca

Selama read aloud, anak bertanya satu dua kata yang gak ngerti artinya itu biasa. Tapi terkadang, respon mereka juga gak terduga, jauh dari apa yang diprediksi orang tua. Dan itu terjadi setelah selesai membaca buku ini. Aku tanya pendapat mereka tentang cerita Silmi yang rela jatuh bangun untuk mencari sajadah Ayah. Dalam pikiranku, mereka akan bilang kalau Silmi itu baik, sholeha, dan sayang banget sama orang tua. Eh ternyata mereka malah protes dong~ Kenapa ada monyet yang cuma dikasi satu pisang sedangkan yang lainnya dapet dua? Apa karena dia paling kecil? Harusnya kan Silminya adil 🤣 🤣 🤣 Jadilah malem itu kami ngakak berjamaah, ketawa bareng-bareng sebelum waktunya tidur.

Nah pengalaman ini lagi-lagi meyakinkan aku kalau menghabiskan waktu bersama anak dengan buku dan cerita yang tepat bisa jadi sarana bonding yang berkesan. Terkadang respon mereka memang di luar dugaan. Terkadang apa yang mereka cerna juga jauh dari harapan. Tapi siapa tahu? Mungkin rasa dan cinta yang mereka terima saat itu bisa jadi kenangan manis yang takkan mudah berlalu.


Rekomendasi

Buku ini asyik banget buat dibaca bareng anak. Buat buibu yang lagi nyari buku anak yang seru, hangat sekaligus jadi sarana bonding yang asyik, buku ini bisa banget jadi pilihan.
Beli di shopee
Beli di gramedia.com

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *