Penulis: Brian Khrisna
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 222 hal.
Personal Rating: 4.5 / 5 ⭐
Ada hati yang tak mampu berhenti untuk mencinta di saat yang lain seolah pergi tanpa aba-aba. Adakah waktu yang mungkin tersisa untuk jawaban dari sebuah kata “mengapa”?
Sinopsis
Hari pertunangan Ami telah tiba. Tapi, tak selayaknya seorang wanita yang akan menikah, raut wajah Ami jauh dari kata bahagia yang seutuhnya. Senyumnya dipaksakan, gerak-geriknya menyedihkan bahkan sorot matanya tak sedikitpun memancarkan kebahagiaan.
Bukan, bukan karena ia tak mencintai calon pendamping hidupnya. Tapi ada akhir dari kisah lama yang masih belum selesai sepenuhnya. Ada pertanyaan yang belum terjawab, tentang mengapa cerita mereka harus berakhir di saat cinta masih merekah dengan begitu indahnya? Hidup Ami sudah cukup gila untuk menemukan jawabannya. Ia hampir putus asa sampai sebuah keajaiban datang tanpa diduga.
Ami tiba di sebuah dunia di mana Raga bukanlah bagian dari kisah lama, tapi sebuah cinta yang akhirnya hidup bersama. Tak ada yang diharapkan Ami lebih dari ini. Tapi sayangnya, waktu mereka hanya dua puluh empat jam saja. Apa yang akan dilakukan Ami bersama orang yang paling didambanya di dunia yang berbeda? Apakah akan ada jawaban dari setiap pertanyaan yang ada? Atau malah menyisakan luka yang tak tahu kapan sembuhnya?
Unsur Intrinsik Novel dan Gaya Penulisan
Novel ini bercerita tentang dua puluh empat jam yang dimiliki Ami untuk hidup bersama Raga di dunia yang berbeda. Pada kenyataannya, Raga adalah seseorang yang hilang dari hidup Ami tanpa pernah memberi alasan ‘kenapa’. Dan waktu ini adalah kesempatan terakhir Ami untuk menemukan jawaban dari segala pertanyaan yang ia simpan.
Dengan alur maju dan sudut pandang orang ketiga, novel ini akan membawa pembaca mengalami patah hati terdalam seorang wanita yang ditinggalkan oleh lelaki yang paling dicintainya. Bagi Ami, bagian tersulit bukan hanya sekadar untuk bangkit, tapi mencoba berjalan kembali tanpa pertanyaan-pertanyaan yang menghantui. Sedangkan bagi Raga, ada rahasia yang harus ia jaga demi orang yang sangat dicintainya. Keduanya berkorban dengan sangat menyakitkan. Dan rasa itu akan sampai jika kita punya cukup waktu untuk mendengarkan.
Kesan Membaca
Romantis yang menyiksa. Aku rasa tiga kata ini adalah kombinasi yang paling tepat untuk menggambarkan kisah cinta Ami dan Raga di novel ini. Rasanya aku pengen bilang ke mereka “NGOMONG dong NGOMONG!!!” Kalau dari awal dikomunikasikan kan Ami gak akan segitu hancurnyaaa~
Tapi setelah dibaca lebih jauh, aku baru ngerti kalau ternyata masalahnya gak bisa dibilang sederhana. Hubungan ini emang berasa banget dilemanya. Walaupun awalnya aku agak kesel sama mereka berdua -Ami yang susah banget move on padahal udah ada orang lain yang mau menerima segala kondisinya dan Raga yang kelihatan pengecut karena susah banget untuk ngomong apa adanya-, tapi pada akhirnya aku bisa memahami pilihan Raga untuk menunda bicara sampai Ami menemukan sumber kehidupannya yang baru sambil terus menjaganya lewat orang lain. Karena rasanya, Raga tahu betul bahwa Ami yang ia kenal gak akan mampu hidup dengan tenang saat harus merelakan satu di antara dua sisi yang sangat ia cintai.
Pesan Moral
Terkadang, kita menyalahkan waktu karena berjalan terlalu lama untuk jiwa kita yang merana, seolah ia yang punya tanggung jawab penuh agar kita bisa pulih seutuhnya. Tapi kita seringkali lupa, bahwa kunci utama untuk sembuh ada di dalam di kita yaitu dengan menerima. Menerima bahwa tak semuanya harus dijawab saat itu juga, menerima bahwa terkadang yang kita cinta bukan ditakdirkan untuk kita, dan menerima bahwa ada orang lain yang bersedia untuk menambal segala luka tanpa perlu menuntut balas apa-apa.
Tak apa jika kita memerlukan waktu untuk sembuh. Tapi jangan lupa, kita juga punya banyak kesempatan yang layak untuk diperjuangkan. Masa lalu ada untuk dijadikan pelajaran. Jikapun ada alasan yang belum tersampaikan, biarkan waktu yang akan menyelesaikan. Tugas kita? Mengikhlaskan.
Rekomendasi
Kalau kamu suka novel yang ngasih sensasi patah hati dan baper sampek depresi, novel ini bakalan cocok banget buat kamu. Dan semoga, gak cuma dapet keselnya aja, tapi juga pelajaran kehidupannya yaaa~ Yang mau CO, bisa klik link di bawah!
Beli di gramedia.com
Beli di shopee

