Review Buku Kursi Berhantu dan Pesan Rahasia

Review Buku Kursi Berhantu dan Pesan Rahasia

Penulis: Witaru Emi
Illustrator: Citra Nidya
Penerbit: Noura
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 44 hal.
Personal Rating: 5 / 5 ⭐

Ada kursi yang bisa bergerak sendiri! Apakah ia berhantu? Atau mau menyampaikan sesuatu?

Sinopsis

Kabarnya Nenek Pringgo meninggal saat tertidur di kursi goyangnya. Jadi tidak ada yang berani melirik, melihat, apalagi membeli kursi itu saat Tante Karini menjualnya. Karena tidak ada yang mau menampung, akhirnya kursi itu diberikan kepada Bari dan Mari.

Mereka meletakkan kursi itu di rumah Bari. Tapi, saat malam tiba, Kriet… kriet… Kursi itu bergerak sendiri. Bari ketakutan. Ia memberi tahu Mari. Saat diselediki, ternyata kursi itu ingin menyampaikan sesuatu. Apa yang ingin disampaikan kursi itu? Apakah benar ia memang kursi berhantu?



Unsur Intrinsik Novel dan Gaya Penulisan

Ditulis dengan alur maju dan pilihan kata yang sederhana, buku ini bercerita tentang sebuah kursi yang dianggap menyeramkan karena Nenek Pringgo -pemiliknya-, meninggal saat tertidur di sana. Karena tidak ada yang mau menampung, kursi itu kemudian diberikan kepada Bari dan Mari. Tapi ternyata saat malam hari, kursi itu bergerak sendiri. Ia seolah ingin memberi tahu sesuatu.

Bari dan Mari kemudian mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dengan sudut pandang orang ketiga, petualangan Bari dan Mari dimulai dari sini. Ditambah ilustrasi yang menarik, pembaca akan diajak untuk memecahkan berbagai teka-teki yang dibawa oleh kursi itu bersama Bari dan Mari.

Kesan Membaca

Padahal udah jadi buibu, tapi baca buku horor-misteri untuk anak-anak gini aja takuuuut 🤣 Iya aku emang se-penakut itu kalau soal cerita horor. Apalagi waktu itu bacanya malem-malem sebelum tidur. Ditambah ilustrasinya juga mendukung banget lagi. Beugh! Feelnya jadi makin dapet aja.

Tapi apa aku berhenti cuma karena takut? Ya enggak lah~ karena bukunya emang seseru itu! Masih sanggup lagi tuh bacanya sekali duduk walaupun sambil mbatin “kalo jadi dua anak ini sih, mending kursinya aku buang aja.” 🤣



Sebenarnya, aku sempet ragu ngasih buku ini buat dibaca sama anakku. Takutnya dia kepikiran, kebawa mimpi dan gak berani buat bangun malem. Tapi ternyata malah dia yang penasaran sama buku ini setelah selesai baca novel berhantu sebelumnya.

Dan tebak gimana reaksinya? Dianya santai dong~ Novelnya habis dibaca sekali duduk dan setelahnya gak ada takut-takutnya sama sekali. Waktu aku tanya, bukunya seru atau enggak, dia bilang seru dan bikin deg-deg-an banget. Tapi setelah itu, kayak gak terjadi apa-apa. Alasannya karena dia tahu kalau cerita di buku ini cuma fiksi, bukan kenyataan.

Pesan Moral

Petualangan Bari dan Mari di novel ini emang seru banget. Dan semuanya dimulai dari sebuah kata bernama ‘keberanian’. Rasanya aku pengen bilang ke semua anak-anak, “Ayo temukan keberanian dan mulai petualangan serumu seperti Bari dan Mari di novel ini!” Tapi setelah mikir lagi, sisi lain diriku malah bilang, “Hah, bisa-bisanya buibu penakut seperti anda malah nyuruh anak-anak untuk berani menghadapi ketakutannya.” 🤣🤣🤣

Rekomendasi

Buku ini pas banget buat jadi bacaan anak-anak usia transisi -dari usia tujuh tahunan ke atas. Jadi aku sangat merekomendasikan buku ini buat parents yang lagi butuh bacaan untuk anak-anak yang fase bacaannya lagi naik tingkat dari buku anak-anak yang biasa. Coba deh kasih buku ini, pasti mereka bakalan suka banget! Langsung CO dari link di bawah ini yaaa~
Beli di gramedia.com
Beli di shopee

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *