Review Buku Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius

Review Buku Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius

Penulis: Kim Ye-eun
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2025
Jumlah Halaman: 229 hal.
Personal Rating: 4.5 / 5 ⭐

Katanya, cokelat itu melambangkan cinta. Tapi, jangan kira semua cokelat akan semanis cinta yang saling berbalas. Karena aslinya cokelat malah terasa pahit, sepahit cinta sepihak atau cinta pertama yang berkesan tapi tak sempat mendapatkan balasan.

Sinopsis

Ada sebuah toko cokelat di lorong sempit di tengah kota Seoul, Sarang de Chocolate namanya. Karena toko ini bukan sekadar toko cokelat biasa, Han Ju-Ho, sang pemilik sengaja memilih tempat yang tidak terlalu ramai untuk memberikan kesan nyaman bagi para pelanggan yang ingin menikmati waktunya di sini. Selain menjual berbagai jenis cokelat, toko ini juga menyediakan konsultasi cinta bagi para pelanggannya.

Cerita yang diterima Ju-Ho bisa dibilang cukup unik, yaitu kisah cinta pertama atau cinta sepihak yang pernah dialami oleh pengunjung Sarang de Chocolate. Alasannya sederhana, karena ia ingin menjadi teman bagi seseorang yang telah merasakan cinta sendirian. Di akhir sesi konsultasi, Ju-Ho juga selalu menyediakan bingkisan cokelat yang secara khusus bisa mewakili kisah para tamu.

Selagi menikmati cerita para tamu yang hadir di tokonya, tiba-tiba Ju-Ho dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang tak pernah ia sangka, cinta pertamanya. Sayangnya kali ini, lagi-lagi hanya Ju-Ho yang merasakan getaran nostalgia yang sama. Sedangkan pria itu malah bercerita tentang kisah cintanya yang baru saja kandas setelah lima tahun berjalan.

Apakah setiap kisah cinta sepihak para pengunjung Sarang de Chocolate akan berakhir dengan bahagia? Dan bagaimana akhir cerita Ju-Ho dengan cinta pertama yang masih mengisi relung hatinya?




Unsur Intrinsik Novel dan Gaya Penulisan

Di novel ini, pembaca akan diajak untuk menikmati cerita para tamu Sarang de Chocolate melalui sudut pandang Han Ju-Ho sebagai orang pertama. Dari ruang konsultasi toko cokelat itu, kisah-kisah cinta yang selama ini terpendam menemukan orang yang tepat untuk saling merasakan. Terkadang ada yang datang dengan kisah menyakitkan, ada yang mengharukan, ada yang menggemaskan, tapi juga ada yang enggan dilepaskan.

Bagi Ju-Ho, bagaimanapun kisahnya, rasa itu tetap bernama cinta dan selalu ada cokelat yang bisa mewakilinya. Dengan alur maju yang manis, pembaca tidak hanya akan diajak untuk menikmati kisah cinta para tamu Sarang de Chocolate, tapi juga belajar tentang bermacam-macam olahan cokelat yang punya cita rasanya sendiri.

Kesan Membaca

Siapa yang pengen baca novel ini karena covernya? AKUUUU!!! Cover novel ini sukses buat aku jatuh cinta pada pandangan pertama, kesannya hangat, lembut, sekaligus romantis. Tapi di sisi lain, judul dari novel ini buat aku juga bertanya-tanya: apa buku ini akan bergenre misteri juga? Apa sisi misterius yang akan ditampilkan dari novel ini ya? Hem tapi, setelah baca sampek akhir, ternyata gak ada misteri-misterinya sama sekali~ Jadi kalau kamu lagi pengen baca misteri, novel ini sih bukan pilihan yang tepat yaa.

Daripada slice of life, aku lebih suka menyebut novel ini sebagai novel slice of love. Karena selain bikin hati hangat, novel ini juga sukses buat hatiku campur aduk sama kisah cinta para pelanggan Sarang de Chocolate. Ada cerita yang bisa buat aku nostalgia ke masa remaja dengan cinta yang bikin berbunga-bunga walaupun cuma dirasain sendirian. Ada juga kisah cinta sepihak yang somehow bikin nyesek tapi rasanya emang deket sama dunia orang dewasa. Dan yang paling bikin terharu adalah cinta dari seorang kakek tua yang tak lekang dimakan usia walau hanya dia satu-satunya yang tersisa dalam memori kisah cinta mereka berdua.



Pesan Moral

“… cinta tetaplah berbentuk cinta, tak peduli di mana cinta itu ditempatkan atau terbuat dari apa. Cinta Anda juga indah dan berharga.” (hal. 47)

Kita mungkin meremehkan cinta yang kita rasakan sendirian, karena seringnya rasa yang tersisa tak akan jauh-jauh dari kecewa. Tapi sebenarnya kita lupa kalau cinta tetaplah cinta, sebuah rasa istimewa yang membuat hidup kita jauh lebih berwarna bahkan mendewasakan tanpa disengaja. Dari novel ini, kita akan diajak untuk menyadari bahwa semua cinta berhak untuk dirayakan, entah itu berdua maupun sendirian. Dan akan selalu ada cokelat yang pantas untuk setiap cinta yang sedang kita rasakan.

Rekomendasi

Untukmu yang sedang merasakan cinta sendirian, memendam rasa yang tak pernah tersampaikan atau sekadar ingin nostalgia bersama kisah cinta pertama yang tak akan terlupa, novel ini akan siap menjadi tempatmu berbagi rasa. Atau untuk setiap kamu yang sedang ingin menikmati cokelat bersama cerita yang hangat, novel ini adalah pilihan yang sangat tepat.
Beli di gramedia.com
Beli di shopee

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *