Review Buku Kamu Tidak Istimewa

Review Buku Kamu Tidak Istimewa

Penulis: Natasha Rizky
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2024
Jumlah Halaman: 91 hal.
Sumber: Panjalu e-Lib
Personal Rating: 5 / 5 ⭐

Ada kalanya hidup terasa begitu berat; bahkan kadang kita sampai tega mengutuki Tuhan karena nampaknya berlaku tidak adil pada makhluk-Nya. Padahal kalau dipikir lagi, memangnya kita satu-satunya ciptaan yang perlu diperhatikan?

Manusia memang makhluk yang ciptaan Tuhan yang paling sempurna, tapi bukan satu-satunya. Dan kita hanyalah satu dari delapan miliar penduduk bumi yang menjalani hidup hari demi hari dengan masalah yang kita sebut dengan ujian. Memang terkadang menyiksa hingga merasa jadi makhluk paling menderita. Kasihan ya? Tapi tenang, kita tidak seistimewa itu kok, semua orang berjuang untuk lulus dari ujiannya masing-masing.

Sinopsis

Buku kumpulan puisi ini mengisahkan tentang hidup seorang Aca -penulis- bersama orang-orang terdekatnya, dan sebagian juga kisah orang asing yang tak dikenalnya. Kisah kehidupan itu ditulis dalam tiga bagian: tentang perasaan, realitas dan ketidakistimewaan sebagai bagian yang sangat kecil dari luasnya ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Melalui tulisan-tulisan ini, Aca ingin menyampaikan betapa Allah sangat mencintai seluruh makhluk-Nya dengan ujian yang seringnya kita keluhkan. Tenang, kita bukan satu-satunya, kita tidak seistimewa itu, karena semua yang masih di dunia pasti dicoba, tinggal tunggu gilirannya saja.

Diksi dan Ilustrasi

Puisi-puisi di buku ini ditulis dengan diksi yang cukup kaya. Mungkin arti dari beberapa kata itu masih perlu kita cari artinya karena memang jarang terdengar atau terbaca. Tapi puisi memang indah dengan pilihan diksinya kan? Dan aku akui, aku suka dengan semua rasa yang dibawa oleh pilihan kata yang penuh makna itu. Tak hanya soal pilihan katanya, buku ini juga disajikan dengan ilustrasi cantik yang memanjakan mata para pembaca: sebuah paket komplit yang mendukung transfer rasa dari sebuah karya.

Kesan Membaca

Buku ini adalah salah satu buku yang paling ingin aku baca sejak tahun lalu, dan akhirnya kebagian kesempatan membaca dari perpustakaan digital setelah antrian yang cukup lama. Sesuai harapan, buku ini langsung jadi salah satu buku kesukaanku: kombinasi puisi yang ngena di hati ditambah ilustrasi yang cantik sekali.

Bagian tiga adalah bagian favorit yang berhasil membuat hatiku acak-acakan. Aku yang sering ke-pede-an dan merasa diistimewakan ini berasa ditegur dan disadarkan di saat yang bersaman: bahwa aku bukan siapa-siapa selain hanya seorang hamba. Berharap selalu bahagia padahal masih di dunia? Ngaca! Eh, tapi gak papa, hidup memang gak selalu bahagia. Gak perlu merasa terlalu merana, karena Allah sayang semua makhluk-Nya.

Rekomendasi

Buku ini adalah jenis buku yang nyaman dibaca berulang-ulang untuk sekedar menikmati diksi dan ilustrasinya atau sebagai pengingat dikala merasa menjadi manusia yang paling susah sedunia. Jadi sejujurnya aku merasa kurang puas membaca buku ini secara digital, bagusnya jadi salah satu koleksi di rak yang bisa diambil dan dinikmati berulang kali. Kalau kamu setipe denganku, aku rekomendasikan menikmati buku ini secara fisik sih~

Yang mau beli buku fisiknya bisa klik link di bawah yaa~
https://aff.gramedia.com/s/jlWfcVdOvF
https://s.shopee.co.id/9A9ZG9fqRd

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *