Review Buku Sayangi Dirimu, Berhentilah Menyenangkan Semua Orang

Review Buku Sayangi Dirimu, Berhentilah Menyenangkan Semua Orang

Penulis: Sabrina Ara
Penerbit: Syalhamat Publishing
Tahun Terbit: 2023
Jumlah Halaman: 170 hal.
Personal Rating: 4.5 / 5 ⭐

Ada sedikit rasa takut saat pertama kali aku baca judul buku ini. Takut kalau nilai yang akan disampaikan di buku ini bertentangan dengan value yang aku yakini saat ini, yaitu: sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Jika ingin menyayangi diri sendiri apakah harus mengesampingkan kesenangan orang lain? Begitu pikirku.

Tapi setelah dibaca ternyata apa yang aku prediksi tidak terjadi karena pembahasan di buku ini memang lebih berfokus pada pola pikir kita dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan dibanding dengan kebermanfaatan kita bagi orang lain. Dan yang seringkali terjadi adalah perasaan tidak bahagia, tidak nyaman atau merasa tertinggal hadir sebelum interaksi dengan orang lain yang jika ditelaah lagi adalah bersumber dari pikiran kita sendiri.

Sebut saja soal standar kebahagiaan. Salah satu bahasan buku ini adalah bagaimana standar kebahagiaan setiap orang itu berbeda. Mungkin bahagia bagi seseorang adalah berkumpul dan pergi liburan bersama dengan kelompok besar, sedangkan bagi orang lain adalah membaca buku sendirian dengan tenang. Tentu jika dipaksakan kepada salah satu standar dengan dalih agar disenangi orang lain atau sebaliknya supaya terlihat lebih bijaksana maka akan jadi sangat menyiksa bagi diri sendiri.

Buku ini juga memberikan beberapa gambaran yang sedikit banyaknya relate dengan kehidupan bersosial kita sehari-hari. Bahwa dunia ini tidak hanya dipenuhi oleh orang-orang yang dengan suka rela menjadi support system untuk perkembangan diri kita, banyak yang malah iri bahkan rela jegal sana-sini agar posisi tidak tersaingi bahkan terganti. Untuk jenis orang yang begini bukankah lebih baik menjaga jarak aman agar hidup kita pun nyaman? Karena jika energi kita terlanjur habis untuk menyenangkan mereka, yang didapat bukan manfaat tapi malah mudharat.

Bagi orang-orang yang punya kebiasaan menyenangkan orang lain atau sering disebut juga people pleaser, mungkin ada baiknya sesekali melihat ke dalam diri melalui buku ini. Apakah selama ini usaha kita membuat diri bahagia atau malah tersiksa? Dan sebelum melabeli diri tidak bahagia karna orang di luar sana, jangan lupa bahwa isi dada dan kepala adalah kunci bahagia yang pertama.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *