Penulis: Maharhanie Septi N.
Ilustrator: Bella Ansori P
Penerbit: Grow The Seed
Tahun Terbit: 2024
Jumlah Halaman: 32 hal.
Personal Rating: 5 / 5 🌟
Mengajarkan anak untuk jujur dan mengakui kesalahan itu sebenarnya susah-susah gampang ya. Apalagi kalau orang tua seringnya terlanjur marah kalau anak sedang berbuat kesalahan (iya, itu aku 🥲). Nah, buku ini bisa menjadi salah satu sarana mengajarkan itu kepada anak. Yuk intip isi bukunya~
Sinopsis
Setelah bermain di pantai seharian, Umin dan Baim kelaparan dan tidak ada makanan yang bisa dimakan. Akhirnya mereka berburu apa pun untuk menghilangkan rasa lapar itu. Setelah mencari ke sana kemari, akhirnya Baim menemukan sesuatu: Kima! Kima adalah kerang yang dilindungi dan kakek Umin sudah pernah bilang kalau Kima di pulau ini tidak boleh dimakan. Tapi karena terlalu lapar, mereka jadi punya rencana untuk tetap memakan Kima tanpa ketahuan siapa-siapa. Apakah rencana mereka akan berhasil?
Gaya Bahasa dan Ilustrasi
Buku ini adalah salah satu buku cerita anak favorit aku 😍 Aku suka bagaimana rasa tidak enak hati yang digambarkan saat Umin dan Baim berusaha menutupi 'dosa' yang mereka perbuat. Melalui petualangan mereka menyembunyikan Kima yang sudah mereka makan, kita bisa mengajarkan anak tentang betapa repotnya merencanakan kebohongan. Setelah itu, ujungnya juga belum tentu akan berhasil.
Aku juga suka bagaimana buku ini mengilustrasikan dua tokoh anak yang suka bermain di pantai dengan kulit yang cenderung gelap. Selain itu, di akhir buku ini juga ada informasi tentang hewan yang laut yang diceritakan di buku ini, yaitu Kima. Jadi anak-anak tidak hanya menikmati kisah Umin dan Baim tetapi juga bisa mendapat pengetahuan tentang Kima.
Pesan Moral
Melalui kisah Umin dan Baim, buku ini memberikan pesan bahwa tidak ada tempat bersembunyi yang tak akan ketahuan dan rasa bersalah juga akan senantiasa menghantui setelah kita menyembunyikan sesuatu. Aku sebagai buibu dengan kesabaran setipis tisu seolah ditegur melalui buku ini. Kalau terus-terusan dihakimi bagaimana anak bisa berkata jujur yaaa~ Anak juga manusia biasa yang pasti berbuat salah. Respon yang tepat dari orang tua jika anak melakukan perbuatan yang tidak baik akan menentukan sikapnya di kemudian hari. Salah sekali, mungkin akan menjadi trauma bagi anak kan? Semangat belajar menata emosi ya ayah ibu~ semoga dengan kesadaran untuk belajar ini kita bisa memberikan pendidikan karakter yang terbaik untuk anak-anak kita nantinya ❤️
Yang mau beli bukunya bisa klik link di bawah ya~
https://s.shopee.co.id/60C1Boo6Mm






