Review Buku The Journey of Storytelling: Menghidupkan Cinta Lewat Cerita

Review Buku The Journey of Storytelling: Menghidupkan Cinta Lewat Cerita

Penulis: Poetri Soehendro
Penerbit: Kawan Pustaka
Tahun Terbit: 2024
Jumlah Halaman: 176 hal.
Personal Rating: 4.5 / 5 ⭐

Bercerita tidak selalu soal media baca. Terkadang, ia lahir dari percakapan biasa dan di tempat yang sederhana bersama orang yang paling istimewa.

Sinopsis

Storytelling itu apa sih? Apa bedanya dengan dongeng, cerita anak atau read aloud? Singkatnya, storytelling adalah penyampaian cerita. Soal cerita apa yang mau disampaikan, bebas bentuknya, mulai dari cerita dari buku sampai ke cerita orang tua waktu masih kecil dulu.

Kegiatan ini kelihatannya sepele. Banyak orang tua yang juga sering kali punya segudang alasan untuk tidak memulai kegiatan ini bersama anak. Padahal manfaat storytelling banyak sekali. Nah di buku ini, penulis mengajak pembaca -utamanya orang tua dan para pendidik- untuk berkenalan lebih dekat dengan dunia storytelling dengan berbagai manfaatnya, baik untuk si anak maupun orang dewasa yang membersamai tumbuh kembang anak itu sendiri.



Gaya Bahasa dan Penyampaian

Jejak penulis sebagai storyteller berpengalaman sangat terlihat di buku ini melalui pilihan kata dan narasi yang ringan, sederhana dan sangat mudah dimengerti. Tak hanya menjelaskan berbagai macam teori tentang storytelling, buku ini juga menyisipkan penggalan-penggalan cerita pribadi penulis selama menjadi storyteller dalam berbagai kesempatan. Jadi sebagai pembaca, kita diberi kesempatan bukan hanya sekadar untuk mengerti konsep, tapi juga melihat langsung bagaimana storytelling memberikan dampak yang sangat besar bagi banyak orang.

Satu hal yang menurutku menjadi nilai plus dari sebuah buku nonfiksi adalah layout yang menarik dan ditambah dengan ilustrasi yang mendukung penjelasan materi di buku tersebut. Dan buku ini punya itu semua. Aku dibuat betah membaca buku nonfiksi ini berkat kombinasi sajian materi dan ilustrasi yang pas dan pembahasan yang super relate sebagai orang tua.


Kesan Membaca

Salah satu topik yang paling berkesan buat aku selama membaca buku ini adalah soal pentingnya melakukan storytelling tentang keluarga. Aku sering mengira kalau anak-anak tidak akan tertarik dengan cerita masa kecil orang tuanya karena zaman yang berbeda dan tidak cukup relate dengan apa yang dialami oleh anak hari ini. Tapi ternyata malah sebaliknya.

“… penelitian menunjukkan storytelling favorit anak adalah tentang orangtuanya ketika masih kecil.” (hal. 81)

Salah satu alasannya adalah karena tokoh-tokoh yang mereka kenal langsung dan tak jarang dekat dengan keseharian mereka. Tema ini juga menjadi sarana terbaik untuk mengingatkan pentingnya nilai-nilai yang dipahami keluarga kepada si anak.

Jadi, sudah tak ada lagi kan alasan untuk menunda storytelling? Karena bagi anak, orang tua adalah storyteller terbaik dengan cerita yang paling menarik.



Rekomendasi

Aku merekomendasikan buku ini buat semua orang tua dan pendidik. Karena anak-anak kita membutuhkan kata-kata dan cinta yang tersampaikan melalui setiap cerita.
Beli di shopee
Beli di gramedia.com

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *